Tayangan
Televisi dapat Mempengaruhi Perilaku Anak
![]() |
| sumber gambar dari Link |
Kegitan
meniru pada tayangan televisi timbul karena adanya dorongan baik dari dalam
maupun dari luar. Untuk mengadakan imitasi atau meniru ada faktor psikologis
yang berperan. Dengan kata lain imitasi tidak berlangsung secara otomatis,
tetapi ada faktor lain yang ikut berperan sehingga seseorang mengadakan imitasi (Olivia, 2013).
Karena
model yang ditampilkan televisi secara otomatis dapat merangsang sejumlah
tanggapan yang signifikan bagi perilaku pemirsanya. Goodwin dan Klausmeier found
that TV models imitated by children and adolescents server as symbolic models
perceivably effecting their lives, and this effect parallels the effect of
human models in their live (Goodwin & Klausmeier, 1975, PP481-476). Dalam
pendapatnya tersebut mereka menemukan bahwa para remaja dan anak-anak
menggap bahwa tayangan yang ada dalam televisi merupakan model simbolik yang
dapat dijadikan acuan dalam berperilaku. (AlZboon, 2011).
Bila
anak melakukan peniruan yang salah maka dapat berpengaruh negatif pada perkembangan
perilaku anak itu sendiri. Oleh karenanya, sangat penting bagi orang tua mengontrol
dan memasukkan unsur pengetahuan dalam benak anak pada saat anak menyaksikan
tayangan televisi agar anak tidak terjerumus pada hal-hal yang melanggar nilai
dan norma yang berlaku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar